Manasik Haji bagi Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Tengah tahun 2018

Kategori : Dakwah & Peribadatan Kamis, 05 Juli 2018

DSI-PD AT - Sebanyak 133 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Tengah tahun 2018 mulai mengikuti manasik, Agar kegiatan ibadah berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melaksanakan bimbingan atau manasik haji bagi Jamaah Calon Haji (JCH).

Kegiatan manasik haji tingkat Kecamatan di gelar dari tanggal 25 Juni - 2 Juli 2018 dan di bagi dua titik, pertama di Kecamatan Bebesen, kedua di Kecamatan Kebayakan, dan Mansaik Haji tingkat Kabupaten dilanjutkan pada tangal 03 s.d 04 Juli 2018 di Lapangan Musara Alun Takengon. Adapun jamaah yang mengikuti kegiatan manasik ini berasal dari 11 Kecamatan dari 14 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Tengah.

Dari 133 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Tengah tahun 2018 itu masih ada 3 cadangan, 4 jamaah mutasi ke Kabupaten Bireuen, karena bergabung dengan anggota keluarga yang lain. Ada juga dari Kabupaten Pidie mutasi ke Takengon (Aceh Tengah), 4 jamaah tidak berangkat tahun ini dikarenakan sakit. Kemudian ada 6 jamaah lansia dan 2 jamaah yang berstatus haji berangkat tahun ini. Jadi total calon jamaah haji yang berangkat tahun ini berjumlah 133 orang.

Tahun ini pembimbing ibadah haji berasal dari Kabupaten Bener Meriah yakni Drs. Aspilah pegawai Kankemenag Bener Meriah, sementara ketua kloternya adalah Muhammad Idris Kakankemenag Aceh Tenggara.

Tahun ini ada satu jamaah tertua dan termuda yakni, Banta Berani Abu Bakar (82) alamat Kampung Wihni Bakong Kecamatan Silih Nara Aceh Tengah, sementara jamaah termuda atas nama Muhammad Shalihin Ismail (27) alamat Kampung Kute Lot Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.

Jamaah Calon Haji (JCH) Aceh Tengah masuk dalam kloter 6 bersama Jamaah calon haji (JCH) dari Bener Meriah, Aceh Tenggara dan Banda Aceh, direnanakan Jamaah calon haji (JCH) masuk Asrama Haji Banda Aceh tanggal 8 Agustus 2018 dan tanggal 9 Agustus 2018 pukul 07.00 wib JCH mulai Take off dari bandara SIM Aceh Besar menuju ke Madinah.

Bupati Aceh Tengah melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Drs. Muhammad Sukri, M. Pd, di saat pembukaan acara manasik haji tahun 2018 mengatakan bahwa manasik haji itu latihan, simulasi termasuk diajarkan doa-doa. Manasik haji sangat penting untuk diikuti oleh para JCH, supaya pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan sempurna dan harapannya mendapat haji yang mabrur.

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32