Indeks Berita

Menag: PTSP Etalase Layanan Kementerian Agama

Jumat, 14 Desember 2018
Manokwari (Kemenag) --- Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kini hadir di hampir semua Kanwil Kemenag Provinsi. Terbaru,  Menag Lukman Hakim Saifuddin telah meresmikan PTSP di dua provinsi ujung timur Indonesia, Papua Barat dan Papua. 

PTSP Kemenag Hadir Di Timur Indonesia, Papua Barat

Jumat, 14 Desember 2018
Manokwari (Kemenag) --- Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama kini hadir di Provinsi Papua Barat. Pusat layanan ini diresmikan Menag Lukman Hakim Saifuddin di Kanwil Kemenag Papua Barat,  Manokwari. 

Jelang Pilpres, Sekjen Minta ASN Kemenag Netral

Jumat, 14 Desember 2018
Ambon (Kemenag) --- Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M.Nur Kholis Setiawan minta ASN bersikap netral. Imbauan ini disampaikan Sekjen saat memberikan pembinaan kepada ASN di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Jumat (14/12). 

Menag Resmikan 3 PTSP di Papua

Jumat, 14 Desember 2018
Jayapura (Kemenag) --- Menag Lukman Hakim Saifuddin meresmikan kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag Provinsi Papua. Pusat layanan publik kini hadir di Provinsi Papua, di ujung timur Indonesia. 

Dinobatkan sebagai Tokoh Moderasi,  Menag: Tokoh Agama Lebih Pas Mendapatkannya

Jumat, 14 Desember 2018
Jayapura (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dinobatkan masyarakat Papua sebagai tokoh moderasi beragama di Indonesia. 

Kanwil Kemenag Sumsel Resmikan PTSP MAN IC OKI

Jumat, 14 Desember 2018
Kayuagung (Kemenag) --- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) M. Alfajri Zabidi meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (13/12).

Menag Dinobatkan sebagai Tokoh Moderasi Beragama di Papua

Jumat, 14 Desember 2018
Jayapura (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dinobatkan sebagai Tokoh Moderasi Beragama. Penobatan ini diberikan oleh masyarakat dan tokoh agama saat Menag berkunjung ke Papua. 

Selangkah lagi PP JPH Selesai, BPJPH Siap Jalankan Tugas Jaminan Produk Halal

Jumat, 14 Desember 2018
Jakarta (Kemenag) --- Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sukoso memastikan kesiapan pihaknya untuk menjalankan Undang-Undang No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).  Menurutnya,  Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pelaksanaan UU JPH sudah hampir jadi. 

Menag Akan Hadir di Bumi Cenderawasih Resmikan PTSP Kanwil Papua

Kamis, 13 Desember 2018
Jayapura (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin besok, Jum’at (14/12) akan hadir di Bumi Cenderawasih untuk meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua. Kepastian kedatangan Menag Lukman tersebut disampaikan Kakanwil Kemenag Provinsi Papua Pdt Amsal Yowei.

Kabalitbangdiklat: Kemenag Sedang Lakukan Penerjemahan Alquran Ke Bahasa Sunda dan Palembang

Kamis, 13 Desember 2018
"Proses penerjamahan Alquran yang sedang berlangsung adalah penerjemahan ke bahasa Sunda dan Palembang yang diharapkan dapat selesai pada tahun mendatang," ujar Mas'ud saat menyampaikan sambutannya pada Peluncuran Alquran Terjemah Bahasa Daerah Aceh, Bugis, dan Madura di Jakarta, Kamis (13/12). 

Menag : BPKH, Mitra Strategis Kemenag Tingkatkan Layanan Haji

Kamis, 13 Desember 2018
Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan kehadiran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi mitra strategis Kementerian Agama untuk meningkatkan layanan haji.

Menag Apresiasi Pengembangan Sistem Siaga Dini Kehidupan Keagamaan

Kamis, 13 Desember 2018
Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi pengembangan sistem siaga dini kehidupan keagamaan yang dilakukan oleh Badan Litbang dan Diklat Kemenag. Menurutnya  hal ini merupakan sebuah terobosan dan inovasi dalam sejarah panjang berdirinya Kementerian Agama. 

Kemenag Luncurkan Alquran Terjemah Bahasa Aceh, Bugis, dan Madura

Kamis, 13 Desember 2018
Jakarta (Kemenag) - Kementerian Agama kembali meluncurkan Alquran terjemah bahasa daerah. Alquran terjemah bahasa daerah yang diluncurkan Menag Lukman Hakim Saifuddin hari ini, Kamis (13/12) di Jakarta tersebut adalah Alquran terjemah bahasa Aceh, Bugis, dan Madura.

Suasana Haru Saat Silaturahim Keluarga Besar MTsN 2 Kota Palu 

Kamis, 13 Desember 2018
Palu (Kemenag)---Keluarga besar MtsN 2 Kota Palu menggelar halal bi halal sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga penyintas gempa, tsunami dan likuifaksi yang meluluh lantakan Kota Palu, Donggala, Balaroa, Sigi dan sekitarnya pada 28 September 2018 silam.

Sigit Warsita, Pelopor Perubahan Kemenag yang Terinspirasi Doa Ibrahim

Kamis, 13 Desember 2018
Jakarta (Kemenag) --- Salah satu ASN Kementerian Agama, baru saja meraih Anugerah Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi 2018 dari Kemenpan RB, Senin (10/12) lalu. 

Kuota Haji, Menag: Kemenag Tak Ajukan Tambahan Sebelum Tenda Mina Mencukupi

Rabu, 12 Desember 2018
Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membantah pemberitaan bahwa permintaan Indonesia ke Arab Saudi agar menambah kuota haji ditolak. Menurut Menag, pihaknya fokus pada usulan agar Pemerintah Saudi menambah fasilitas tenda dan toilet di Mina terlebih dahulu.

10 Guru PAI Berdedikasi dan Berprestasi Diganjar Penghargaan

Rabu, 12 Desember 2018
Serpong (Kemenag) --- Empat Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dinilai berdedikasi, serta enam orang guru, pengawas dan dosen PAI yang dinilai berprestasi mendapat penghargaan dari Kementerian Agama. Selain piagam, mereka mendapat dana pembinaan masing-masing Rp5juta untuk guru berprestasi dan Rp7juta untuk guru berdedikasi.

LPMQ Sediakan Master Mushaf Siap Cetak, Gratis!

Rabu, 12 Desember 2018
Jakarta (Kemenag) --- Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Balitbang Diklat Kemenag menyediakan master Mushaf Al-Qur’an yang sudah siap cetak. Master ini disiapkan bagi masyarakat yang ingin menerbitkan atau mencetak Mushaf Al-Qur’an.

Buku Monografi Toleransi Umat Beragama Masuk Tahap Final

Rabu, 12 Desember 2018
Jakarta (Kemenag) --- Proses penyiapan Buku Monografi Toleransi Umat Beragama di Indonesia memasuki tahap final. Kementerian Agama melalui Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan menyelenggarakan seminar guna penyempurnaan monografi tersebut.

5000 Mahasantri Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung Gelar Khatmil Qur’an

Rabu, 12 Desember 2018
Tulungagung (Kemenag) ---  Sebanyak 5000-an Mahasantri Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung menggelar acara khatmil Quran, shalawat Nabi, serta doa bersama di Masjid dan Aula Utama kampus. Acara ini digelar dalam rangka mengakhiri pembelajaran Madasah Diniyah di semester gasal. 

DSI Aceh Gelar Rakerda LPTQ Se-Aceh

Rabu, 21 November 2018
Suasana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh tahun 2018 di Aula Hotel Arabia, Banda Aceh, Rabu dan Kamis (14-15 November 18).

Suasana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh tahun 2018 di Aula Hotel Arabia, Banda Aceh, Rabu dan Kamis (14-15 November 18).

Dinas Syariat Islam Aceh – Sebanyak 55 peserta terdiri dari para Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) dan Ketua LPTQ Kabupaten/Kota se-Aceh serta pengurus LPTQ Provinsi Aceh mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) tahun 2018 di Aula Hotel Arabia, Banda Aceh, Rabu dan Kamis (14-15 November 18). Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini dibuka oleh Kakanwil Kemenag Aceh Drs. M. Daud Pakeh.

Dalam laporan panitia pelaksana Kepala DSI Aceh Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum yang diwakili Kepala UPTD PPQ DSI Aceh Drs Ridwan Johan mengatakan LPTQ memiliki peran penting dan strategis terutama dalam meningkatkan semangat umat Islam untuk membaca, mempelajari dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.

“Menyikapi banyaknya hikmah yang terkandung dalam Al-Qur’an, maka kami berharap Rakerda LPTQ Aceh kali ini akan dapat melahirkan formulasi yang baik terhadap pengembangan dan pemahaman Al-Qur’an di tengah-tengah masyarakat Aceh,” ujar Ridwan yang juga ketua harian LPTQ Aceh.

Selain itu, tambah Ridwan melalui Rakerda ini, kita berharap agar LPTQ Aceh dan LPTQ Kabupaten/Kota se-Aceh akan mampu menjadi suluh penerang dalam rangka memberikan pencerahan kepada umat dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama Ketua III LPTQ Aceh Drs. M. Daud Pakeh berharap penyelenggaraan Rakerda dapat berjalan maksimal dan dapat merumuskan berbagai kebijakan strategis dalam rangka meningkatkan peran LPTQ.

Ia melanjutkan, pada tahun depan 2019 akan ada agenda pelaksanaan MTQ tingkat provinsi yang bertempat di kabupaten Pidie dan secara nasional juga akan ada even STQ. Kita berharap kedua even tersebut nantinya dapat berjalan sukses dan profesional, sehingga para juara pada MTQ tingkat provinsi dapat mengikuti STQ tingkat nasional tahun 2019 dan MTQ tingkat Provinsi Aceh tahun 2019.

Menurutnya Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi peserta STQ Nasional XXIV dan peserta MTQ Nasional XXVII yang telah mengharumkan nama Aceh, juga kepada para pelatih dan official yang telah berbuat banyak untuk kafilah Aceh, “ Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi serta berterima kasih kepada para peserta STQ Nasional XXIV dan peserta MTQ Nasional XXVII yang telah mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional, terima kasih juga kami ucapkan kepada para pelatih dan official yang telah berbuat banyak untuk kafilah Aceh saat pelaksanaan STQ maupun MTQ nasional,” ujar Daud Pakeh.

Adapun pemateri yang hadir dalam rakerda ini antara lain : Dr EMK Alidar, S. Ag., M. Hum (Kebijakan dan strategi peningkatan peran LPTQ Aceh dalam meningkatkan prestasi peserta MTQ/STQ); Drs. Ridwan Johan (Sinkronisasi program kerja LPTQ se-Aceh); Drs. Daud Pakeh (Peran Kanwil Kementerian Agama Aceh dalam peningkatan kualitas kelembagaan LPTQ Aceh); Dr. Ir. Agussabti Abbas, M. Si (Sistem kaderisasi, pembinaan dan training centre peserta MTQ/STQ); dan Drs Azhari (Sosialisasi tentang kebijakan dan regulasi tentang reformasi penyelenggaraan MTQ) serta Zulfikar (Penyusunan program kerja dan rekomendasi LPTQ Aceh). (Lilis Suriani)

The post DSI Aceh Gelar Rakerda LPTQ Se-Aceh appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Siswa Diharapkan Membentengi Diri dari Pengaruh Global

Jumat, 09 November 2018

Dinas Syariat Islam Aceh – Sebanyak 50 pelajar yang berasal dari SMK Nagan Raya mengikuti Pembinaan Mental Spiritual bagi Siswa/i Sederajat se Aceh ahun 2018 yang diadakan pada hari Rabu (07/11/18) pagi. Kegiatan yang berlangsung selama sehari di Aula Kementrian Agama Kabupaten Nagan Raya dilaksanakan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh bekerjasama dengan DSI Kab. Aceh Jaya. Acara itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr EMK Alidar S.Ag, M.Hum.

EMK Alidar dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendidik dan melahirkan generasi muda yang berintelektual dan berakhlaqul karimah sesuai dengan nilai-nilai dalam Islam.

“Unsur utama dari pengembangan diri kita di mulai dari mental diri sendiri, seperti halnya mental ingin menjadi juara, maka saat mental itu sudah kita tanam harus dibarengi dengan kerja keras. Karena disaat kita sudah mulai giat dalam melakukan sesuatu balasannya akan setimpal dengan yang kita kerjakan“ ujarnya.

Ia menambahkan masa depan bangsa ini ada ditangan adek-adek ini, adek-adek ini lah nantinya yang akan menjadi generasi penerus bangsa, agen perubahan (agent of change), persaingan kedepan akan semakin berat, oleh sebab itu sekarang mulai lah untuk melakukan hal-hal yang bai, bekerja keras, memperbaiki akhlak dan semakin mendekatkan diri dengan agama dan Islam, lanjutnya.

Di akhir sambutannya ia berharapa dengan adanya pelatihan ini para pelajar bisa meningkatkan pemahaman, mampu menjadikan dirinya sebagai individu dengan akidah dan etika moralitas yang Islami. Selain itu, siswa dapat berkontribusi dalam mengembangkan Islam serta ikut mengawal pelaksanaan syariat Islam di Aceh,” tutupnya.

Suflinar Dewi S. Ag selaku Kepala Seksi di Bidang Pengembangan Agama Islam dan Tenaga Da’I dalam laporannya menyampaikan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini untuk membekali siswa dalam penguatan aqidah sehingga tidak terjerumus dan terpengaruh dalam perkembangan zaman.

Narasumber yang dihadirkan antara lain Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten NAgan Raya, Unsur dari Kepolisian dan Unsur dari Sekda Kab. Nagan Raya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di 3 zona yaitu Banda Aceh 18 Oktober 2018, Kabupaten Pidie pada Selasa, 30 Oktober 2018 dan di Kabupaten Nagan Raya pada 7 November 2018.

The post Siswa Diharapkan Membentengi Diri dari Pengaruh Global appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Generasi Muda Sebagai Agent Of Change

Kamis, 25 Oktober 2018

Partisipasi Siswa/i dalam Sesi Tanya Jawab pada Kegiatan Pembinaan Mental Spiritual Siswa/i SMK Sederajat Tahun 2018 di Aula Rumoh PMI Kota Banda Aceh, Selasa (18/10/18)

Dinas Syariat Islam Aceh – Sebanyak 50 pelajar yang berasal dari SMK 1 Banda Aceh mengikuti Pembinaan Mental Spiritual bagi Siswa/I Sederajat se Aceh ahun 2018 yang diadakan pada hari Selasa (18/10/18) pagi. Kegiatan yang berlangsung selama sehari di Aula Rumoh PMI Kota Banda Aceh itu dilaksanakan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh bekerjasama dengan DSI kota Banda Aceh. Acara itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr EMK Alidar S.Ag, M.Hum.

EMK Alidar dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendidik dan melahirkan generasi muda yang berintelektual dan berakhlaqul karimah sesuai dengan nilai-nilai dalam Islam.

“Unsur utama dari pengembangan diri kita di mulai dari mental diri sendiri, seperti halnya mental ingin menjadi juara, maka saat mental itu sudah kita tanam harus dibarengi dengan kerja keras. Karena disaat kita sudah mulai giat dalam melakukan sesuatu balasannya akan setimpal dengan yang kita kerjakan“ ujarnya.

Ia menambahkan masa depan bangsa ini ada ditangan adek-adek ini, adek-adek ini lah nantinya yang akan menjadi generasi penerus bangsa, agen perubahan (agent of change), persaingan kedepan akan semakin berat, oleh sebab itu sekarang mulai lah untuk melakukan hal-hal yang bai, bekerja keras, memperbaiki akhlak dan semakin mendekatkan diri dengan agama dan Islam, lanjutnya.

Di akhir sambutannya ia berharapa dengan adanya pelatihan ini para pelajar bisa meningkatkan pemahaman, mampu menjadikan dirinya sebagai individu dengan akidah dan etika moralitas yang Islami. Selain itu, siswa dapat berkontribusi dalam mengembangkan Islam serta ikut mengawal pelaksanaan syariat Islam di Aceh,” tutupnya.

Abdul Rani S. Sos. I MA selaku Kepala Seksi di Bidang Pengembangan Agama Islam dan Tenaga Da’I dalam laporannya menyampaikan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini untuk membekali siswa dalam penguatan aqidah sehingga tidak terjerumus dan terpengaruh dalam perkembangan zaman.

Narasumber yang dihadirkan antara lain Dr EMK Alidar S. Ag, M. Hum (Kepala DSI Aceh), Alizar, S.Ag, M. Hum ( Kepala DSI Kota B. Aceh), Ridwan Ibrahim, S. Ag. M. Pd (Kabid. Dakwah DSI Kota B. Aceh), Mustafa Husein Woyla, S. Pd, MA.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di 3 zona yaitu Banda Aceh, Kabupaten Pidie pada Selasa, 30 Oktober 2018 dan di Kabupaten Nagan Raya pada 7 November 2018.

The post Generasi Muda Sebagai Agent Of Change appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Putusan Perkara Jinayah Harus Berdasarkan Analisis Hakim Secara Mendalam

Rabu, 24 Oktober 2018

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh DR EMK ALIDAR SAg MHum Saat Membuka Acara Bimtek Pelaksanaan Perkara Jinayah bagi Panitera Muda, Panitera Pengganti dan Operator SIPP se-Aceh di Aula Hotel Grand Nanggroe, Jl. Tgk. Imuem Lueng Bata, Banda Aceh, Senin, (18/10).

Dinas Syariat Islam Aceh – Putusan Perkara Jinayah harus berdasarkan analisis hakim secara mendalam. Karena itu panitera di dalam menghasilkan putusan yang baik itu punya peran penting, kecermatan dari pada peserta untuk memahami qanun atau peraturan yang berlaku di Aceh ini sangat diharapkan terutama dalam perkara jinayah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr EMK Alidar Sag MHum saat membuka Bimtek Pelaksanaan Perkara Jinayah bagi Panitera Muda, Panitera Pengganti dan Operator SIPP se-Aceh di Aula Hotel Grand Nanggroe, Jl. Tgk. Imuem Lueng Bata, Banda Aceh, Senin, (18/10).

Kenapa sering terjadi kehampaan di dalam suatu putusan, yang pertama karena tanggung jawab tidak maksimal. Kedua, karena tidak mamahami alur dalam satu putusan jinayah itu harus berdasarkan peraturan-peraturan yang telah ditentukan. Untuk itulah dengan mengikuti bimtek seperti ini dapat mempertajam wawasan kita tentang Hukum Jinayah,” pungkasnya.

EMK Alidar berharap agar para peserta ini dapat mengikuti secara serius sehingga kedepan tidak terjadi kesalahan-keselahan yang sama dan juga Bimtek Pelaksanaan Perkara Jinayah bagi Panitera Muda, Panitera Pengganti dan Operator SIPP se-Aceh akan memberikan wawasan bagaimana Mahkamah Syar’iyah berperan dalam kontek penegakan hukum syariah terutama hukum jinayah di Provinsi Aceh.

Husni MAg selaku Koordinator Pelaksana menyampaikan, Pelaksanaan syariat Islam di Aceh didasari pada 2 undang-undang, yaitu UU No 44 tahun 1999 dan UU No 11 Tahun 2006 yang menjadi dasar yuridis pelaksanaan syariat Islam secara kaffah di Aceh. Berdasarkan UU ini dihasilkan produk qanun-qanun yang menjadi payung hukum pelaksanaan syariat Islam. Untuk melaksanakan qanun ini tentu saja membutuhkan aparatur penegak hukum, hakim, jaksa, penyidik, panitera muda jinayah, panitera muda pengganti dan operator SIPP se-Aceh.

Oleh karena itu Bimtek Pelaksanaan Perkara Jinayah bagi Panitera Muda, Panitera Pengganti dan Operator SIPP se-Aceh memang sangat dibutuhkan, mengingat bahwa persoalan kita semakin hari semakin kompleks membutuhkan kepada tenaga-tenaga ahli, professional, memiliki skill dan kualifikasi tentang penegakan qanun-qanun syariat Islam tersebut terutama bagaimana mengiplementasikan Qanun No 7 tahun 2013 tentang hukum perkara jinayah.

“Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yakni mulai tanggal 18-20 Oktober 2018 di Aula Hotel Grand Nanggroe, Jl. Tgk. Imuem Lueng Bata, Banda Aceh. Tujuan kegiatan ini adalah mempersiapkan panitera muda jinayah, panitera pengganti dan operator SIPP Mahkamah Syar’iyah yang memahami ketentuan hukum pelaksanaan syariat Islam serta meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan wawasan hukum acara jinayat atau hukum peradilan syariat Islam. peserta 60 orang dari mahkamah syariyah seluruh kabupaten kota se-Aceh,” pungkasnya.

Adapun pokok materi yang akan di bahas dalam kegiatan ini yang pertama, Kedudukan Hukum Syariat Islam dalam Hukum Nasional oleh Kadis Syariat Islam Aceh Dr EMK Alidar Sag MHum. Kedua, Peran Panitera Muda Jinayah dan Panitera Pengganti dalam Menyelesaikan Perkara Jinayah oleh Drs Syafruddin/Dra Aklima Juned. Ketiga, Penanganan Perkara Jinayah Menurut Qanun Nomor 7 Tahun 2013 dan Qanun No 6 Tahun 2014 oleh Drs Rosmawardani SH MH. Keempat, Tata cara Penuntutan Perkara Jinayah (Qanun Aceh) oleh Amrayata SH MH. Kelima, Administrasi Penerimaan dan Penyelesaian Perkara Jinayah oleh Drs Zulkifli Yus SH MH.

Husni berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara seksama dan dapat memanfaatkan momentum ini sehinggga dapat membantu dalam rangka penegakan qanun-qanun syariat Islam di bumi Aceh.

The post Putusan Perkara Jinayah Harus Berdasarkan Analisis Hakim Secara Mendalam appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Qadhi Pengadilan Tinggi Arab Saudi Bicara Politik Islam dalam Seminar Internasional di UIN Ar-Raniry

Selasa, 23 Oktober 2018

Pusat Penerbitan dan Penelitian UIN Ar Raniry dan Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh menggelar seminar internasional tentang politik Islam, Kamis (18/10/2018) di Aula Gedung Pascasarjana UIN Ar Raniry, Banda Aceh.

Dinas Syariat Islam Aceh – Pusat Penerbitan dan Penelitian UIN Ar Raniry dan Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh menggelar seminar internasional tentang politik Islam, Kamis (18/10/2018) di Aula Gedung Pascasarjana UIN Ar Raniry, Banda Aceh.

Seminar itu mengangkat tema “Siyasah Syariiyah Sebagai Solusi Politik Masa Depan”.

Terdapat dua narasumber dari luar negeri sebagai pemateri yaitu Prof Dr Syeikh Abdul Muhsen Bin Abdullah Al Zakari (Guru Besar Besar Universitas Imam Muhammad Suud, sekaligus Qadhi Pengadilan Tinggi, Arab Saudi) dan Prof Dr Sharifah Hayati (Guru Besar Universiti Malaya, Malaysia).

Sementara dari UIN dihadirkan, Dr Tgk Ajidar Matsyah MA sebagai narasumber.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr Emka Alidar M.Hum kepada Serambinews.com mengatakan, Siasah Syariiyah dalam politik islam sudah ada dan diberlakukan sejak zaman Rasulullah SAW.

Cuma dalam perkembangan, dunia politik di negara Islam sudah tidak lagi mengacu pada Siasah Syariiyah.

“Kita berharap politik di Aceh ini harus lebih santun, sesuai dengan tatanan Syariah. Sehingga menjadi pilar penegakan syariat Islam dan politik di Aceh harus menjadi contoh bagi nasional,” ujar Emka Alidar.

Ia mengatakan, dalam Islam politik harus dijalankan dengan jujur, tidak memaksaan kehendak, serta tanpad ada fitnah.

Menurutnya, dalam Islam, seharusnya politisi cukup mempromosikan diri sendiri tanpa harus memfitnah atau membuka kejelekan lawan politiknya.

Sementara Ketua Panitia sekaligus Kepala Pusat Penerbitan dan Penelitian UIN, Dr Muhammad Maulana M.Ag mengatakan, bahwa saat ini dunia politik di Indonesia dan di Aceh sejak beberapa tahun terakhir dipenuhi dengan kegaduhan dan perpecahan.

Sehingga melalui seminar itu, mereka ini memberikan politik yang sesuai Islam sebagai solusi, supaya kondisi perpolitikan kedepan lebih harmonis dan damai.

Sumber : SERAMBINEWS

The post Qadhi Pengadilan Tinggi Arab Saudi Bicara Politik Islam dalam Seminar Internasional di UIN Ar-Raniry appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Aceh Bawa Pulang 19 Piala di MTQN ke 27

Jumat, 19 Oktober 2018
Suasana pada malam penutupan MTQN XXVII Sumut yang berlangsung di arena utama (Astaka) Jalan Pancing/Jalan Williem Iskandar Medan, jumat (12/10/2018) malam.

Suasana pada malam penutupan MTQN XXVII Sumut yang berlangsung di arena utama (Astaka) Jalan Pancing/Jalan Williem Iskandar Medan, Jumat (12/10/2018) malam.

Dinas Syariat Islam Aceh – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional ke-27 yang berlangsung di provinsi Sumatera Utara resmi ditutup. Provinsi Aceh membawa pulang total 19 piala dari 25 orang peserta yang memperoleh juara pada ajang tersebut.

Adapun rincian para juara terbaik 1,2 dan 3 MTQ Nasional XXVII Tahun 2018 dari provinsi Aceh sebagai berikut :

  1. Muhammad Ikram Abdul Aziz (cabang tafsir bahasa Arab putra) juara 1
  2. Intan Novia ZK, Izzatul Muna dan Mildawati (cabang syarhil Qur’an putri) juara 1
  3. Sahula Ruzni (cabang Qira’ah Sab’ah remaja putri) juara 2
  4. Najwatul Ulfa (cabang tartil putri anak-anak) juara 2
  5. Masnaria Dewi Rahmah (cabang tafsir bahasa Arab putri) juara 2
  6. Arsy Yallah (cabang Tahfiz Qur’an 5 juz) juara 2
  7. Syech Marzawi (cabang khattil Qur’an golongan hiasan mushaf putra) juara 3
  8. Ahmad Muzayyinul ‘Asyir (cabang Qira’ah Sab’ah remaja putra) juara 3

Sedangkan rincian para juara harapan antara lain :

  1. Ammar Fathani (tilawah anak-anak putra) harapan 1
  2. Muhammad Hafiz, Arif Maulana, dan Khalil qusyairi (cabang fahmil Qur’an putra) harapan 1
  3. Rahmawati (cabang khattil qur’an mushaf putri) harapan 1
  4. Romi Saputra (cabang Qira’ah Murattal dewasa putra) harapan 2
  5. Nonong Sasmita (cabang Qira’ah Murattal dewasa putri) harapan 2
  6. Muhammad Rajul Fuzary (Hafiz 10 juz putra) harapan 2
  7. Muhammad Rizki Ananda (Hafiz 20 juz putra) harapan 2
  8. Akbar Miswari, Muhammad Khamal Kharazi dan Muhammad Haikal (syarhil Qur’an putra) harapan 2
  9. Mauliza Juliantika (Hafiz 30 juz putri) harapan 3
  10. Khairullah (cabang khattil Qur’an mushaf putri) harapan 3
  11. Aslim (cabang tafsir bahsa Inggris putra) harapan 3

Berikut urutan juara berdasarkan provinsi sebagai berikut :

  1. DKI Jakarta (juara umum)
  2. Banten
  3. Sumatera Utara
  4. Kepulauan Riau
  5. Jawa Timur
  6. Riau dan Jawa Barat
  7. Aceh
  8. DI Jogyakarta
  9. NTB
  10. Kalimantan Selatan

The post Aceh Bawa Pulang 19 Piala di MTQN ke 27 appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Aceh Raih Peringkat 7 Pada Penutupan MTQN XXVII Tadi Malam

Sabtu, 13 Oktober 2018
Kepala DSI Aceh Dr EMK Alidar, S.Ag, M.Hum (dua dari kanan) beramah tamah dengan Gubernur Sumut Edi Rahmayadi (tiga dari kiri) pada malam penutupan MTQN XXVII di Sumatera Utara pada jumat (12/10/2018) malam.

Kepala DSI Aceh Dr EMK Alidar, S.Ag, M.Hum (dua dari kiri) beramah tamah dengan Gubernur Sumut Edi Rahmayadi (tiga dari kiri) pada malam penutupan MTQN XXVII di Sumatera Utara pada Jumat (12/10/2018) malam.

Dinas Syariat Islam Aceh – Setelah melewati babak final yang berlangsung pada hari jumat (12/10/2018) pagi hingga malam yang berlangsung di tempat yang berbeda, akhirnya pihak panitia mengumumkan nama-nama pemenang yang menjuarai MTQ tingkat Nasional Sumut XXVII secara resmi pada malam penutupan MTQN. Pada MTQN kali ini Aceh meraih peringkat 7 Nasional, ini merupakan prestasi lebih baik dari MTQN yang lalu dimana pada 2016 Aceh menduduki posisi 8 Nasional.

Acara penutupan MTQN XXVII Sumut berlangsung di arena utama (Astaka) jalan pancing/ jalan willem Iskandar Medan, jumat (12/10/2018) malam. Dalam acara tersebut, panitia akan mengumumkan pemenang juara 1, 2 dan 3 serta juara harapan.

Selain pengumuman juara sederet hiburan juga turut ditampilkan antara lain tarian dan penampilan musisi papan atas, Iwan Fals dan Vidi Aldiano yang menghadiri acara penutupan malam tadi.

Sementara kafilah Aceh yang turut hadir Kadis DSI Aceh Dr EMK Alidar, S.Hi, M.Hum beserta istri, Kepala UPTD PPQ Drs Ridwan Johan, sejumlah pejabat terkait serta pemenang dalam musabaqah yang memenuhi tribun arena utama.

Berikut Nama-nama peserta yang memperoleh juara MTQN ke XXVI di SUMUT tahun 2018 :

 

No Nama Cabang Juara Golongan
1. Ikram Abd Azis Tafsir 1 Tafsir Bahasa Arab Putra
2. Grup Syarhil Syarhil Qur’an 1 Grup Syarhil Putri
3. Najwatul Ulfa Tilawah 2 Tilawah Tartil Putri
4. Sahula Ruzni Qiraat Murattal 2 Qiraat Murattal Remaja Putri
5. Arsy Yallah Tilawah dan 5 Juz 2 Tilawah dan 5 Juz Putra
6. Masnaria Dewi Rahmah Tafsir 2 Tafsir Bahasa Inggris Putri
7. A Muzayyinul Asyir Qiraat Murattal 3 Qiraat Murattal Remaja Putra
8. Syekh Marzawi khat Mushaf 3 khat Mushaf Putra
9. Ammar Fathani Tilawah Harapan 1 Tilawah anak-anak Putra
10. Grup Fahmil Fahmil Qur’an Harapan 1 Fahmil Qur’an Putra
11. Rahmawati Khat Mushaf Harapan 1 Khat Mushaf Putri
12. Romi Saputra Qiraat Murattal Harapan 2 Qiraat Murattal Dewasa Putra
13. Hj Nonong Sasmita Qiraat Murattal Harapan 2 Qiraat Murattal Dewasa Putri
14. M Rajul Fuzari Tahfidh Harapan 2 10 Juz Putra
15. M Rizki Ananda Tahfidh Harapan 2  20 Juz Putra
16. Grup Syarhil Syarhil Qur’an Harapan 2 Grup Syarhil Putra
17. Mauliza Juliantika Tahfidh Harapan 3 30 Juz Putri
18. Khairullah Khat Dekor Harapan 3 Khat Dekor Putra
19. Aslim Tafsir Bahasa Inggris Harapan 3 Tafsir Bahasa Inggris Putra

The post Aceh Raih Peringkat 7 Pada Penutupan MTQN XXVII Tadi Malam appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

10 Peserta MTQN Asal Aceh Menuju Babak Final

Jumat, 12 Oktober 2018

 

Grup syarhil putri asal Aceh saat tampil pada saat babak final di Pascasarjana UINSU, kamis (11/10/2018) pagi.

Grup syarhil putri asal Aceh saat tampil pada saat babak final di Pascasarjana UINSU, kamis   (11/10/2018) pagi.

Dinas Syariat Islam Aceh – Hari ini, kamis (11/10/18) para peserta MTQ tingkat Nasional Sumut yang berhasil melewati babak penyisihan akan tampil di babak final. Menurut jadwal, perlombaan akan dimulai sejak pagi hingga dini hari atau sampai selesai. Sementara provinsi Aceh sendiri ada 10 peserta yang lolos menuju final.

Adapun sepuluh peserta asal Aceh yang sudah masuk final itu antara lain Najwatul Ulfa cabang tartil anak putri dan cabang Qira’at Sab’ah murattal remaja putra dan putri (Ahmad Muzaiyyinul ‘Asyir dan Sahula Ruzni). Selanjutnya cabang tafsir bahasa Inggris putri (Masnaria Dewi Rahmah), tafsir bahasa Arab putra (Muhammad Ikram  Abdul Aziz), kelompok syarhil putri (Intan Novia, Izzatul Muna, Mildawati).

Selanjutnya dari cabang hiasan mushaf putra (Syech Marzawi) serta cabang 5 juz putra (Arsy Yallah). Kepastian kesepuluh peserta ini melaju ke final disampaikan oleh T. Mardhatillah  Shi MH selaku koordiantor pelatih dan akan berlangsung di beberapa lokasi terpisah.

Selain itu, ada beberapa peserta asal provinsi Aceh yang memperoleh juara harapan, baik harapan satu, dua, maupun tiga. Hal ini dilihat berdasarkan perolehan nilai yang didapat mereka, namun kepastiannya dapat dilihat pada malam penutupan MTQ nanti, yaitu pada Jum’at malam (12/10/2018).

The post 10 Peserta MTQN Asal Aceh Menuju Babak Final appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Kalender Agenda

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32