Indeks Berita

Ultah 44 TMII, BQMI Kemenag Gelar Pameran Kaligrafi

Jumat, 19 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berulang tahun ke-44. Ikut memeriahkan, Bayt Al-Qur'an & Museum Istiqlal (BQMI) Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ)  Kemenag mengikuti Pameran Bersama Museum se-Indonesia di Sasana Kriya TMII.

Menag: Widyaiswara Berperan Strategis Tingkatkan Kualitas Hidup Beragama  

Kamis, 18 April 2019
Jakarta (Kemenag) ---   Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi keberadaan Widyaiswara (WI) yang memiliki kontribusi dalam tercapainya misi Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Indonesia.

Kementerian Agama  Selesaikan Buku Putih Moderasi Beragama

Kamis, 18 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama melalui Badan Litbang dan Diklat telah menyelesaikan Buku Putih Moderasi Beragama. Penyelesaian buku yang terdiri dari lima bab ini juga didukung oleh CONVEY – PPIM (Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pekan Depan, Kemenag dan BPKP Konsinyering Data Tukin Guru Madrasah

Kamis, 18 April 2019
Jakarta (Kemenag) ---  Proses pencairan tunjangan kinerja terhutang bagi guru PNS Kementerian Agama pada madrasah terus bergulir. Senin (22/04) yang akan datang, dijadwalkan Kementerian Agama bersama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan melaksanakan konsinyering data akhir calon penerima tunjangan kinerja guru. 

Kemenag Aceh Observasi Pusat Karantina Haji Nusantara Era Belanda

Kamis, 18 April 2019
Aceh (Kemenag) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melakukan Observasi ke tempat Karantina Jamaah Haji Nusantara yang terletak di Pulau Rubiah, Sabang, Minggu (14/04). 

Kemenag dan DPR Bahas Kuota Tambahan Pekan Depan

Kamis, 18 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Indonesia mendapatkan kuota haji tambahan sebesar 10ribu. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan pihaknya dan DPR akan segera membahas realiasasi pelayanan bagi mereka.

60 Group Nasyid Lolos Audisi Syiar Anak Negeri 

Kamis, 18 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali menggelar program Syiar Anak Negeri. Gelaran kedua ini tetap bekerjasama dengan Metro TV. 

Indonesia Peringkat Pertama Wisata Halal Dunia 2019

Kamis, 18 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Indonesia kembali menorehkan prestasi di level internasional. Indonesia meraih peringkat pertama sebagai destinasi wisata halal dunia versi GMTI (Global Muslim Travel Index) 2019. Prestasi ini diumumkan oleh CrescentRating - Mastercard. 

Rakyat yang Baik, Dapat Pemimpin yang Baik?

Kamis, 18 April 2019
Besarkan hatimu saat merayakan Pemilu! Apabila kamu merasa baik, pasti Tuhan akan memberimu pemimpin yang baik. Bukankah Allah telah berfirman: "Golongan yang baik adalah milik golongan yang baik pula..." (QS. An-Nuur: 26).

Presiden Jokowi: Kuota Jemaah Haji Indonesia Bertambah, Jadi 231 Ribu

Rabu, 17 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Kuota jemaah haji Indonesia dipastikan bertambah seiring adanya tambahan yang diberikan otoritas Arab Saudi. Presiden Joko Widodo menerima info tersebut langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada saat bertemu di Riyadh, Minggu, 14 April 2019.

Menag Ajak Gunakan Hak Pilih dengan Suka Cita

Selasa, 16 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak masyarakat menggunakan hak pilih dengan suka cita, pada Pemilihan Umum (Pemilu), Rabu (17/04) esok.  

Kemenag Beri Beasiswa S2 kepada Penyuluh Agama Islam Juara MTQ Internasional

Selasa, 16 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tampak sumringah menyambut Salman Amrillah, di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Rasa bangga jelas terlihat di wajah orang nomor satu di Kementerian Agama ini saat bertemu dengan sosok pemuda berusia 28 tahun yang juga tercatat sebagai Penyuluh Agama Islam Non-PNS di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat ini.  

Pelatih Nasional Bina Kafilah STQ Aceh

Selasa, 16 April 2019
Salah seorang pelatih nasional dari Jakarta Dr Hj Ummi Khusnul Khatimah, MA sedang membimbing peserta STQ Aceh di aula gedung LPTQ Aceh, Senin (15/4/2019).

Salah seorang pelatih nasional dari Jakarta Dr Hj Ummi Khusnul Khatimah, MA sedang membimbing peserta STQ Aceh di aula gedung LPTQ Aceh, Senin (15/4/2019).

Dinas Syariat Islam Aceh – Memasuki hari ke-6 TC (Training  Center) tahap pertama bagi peserta STQN ke-25, Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh melalui UPTD PPQ (Pengembangan dan Pemahaman Al-Qur’an)  mendatangkan pelatih nasional dari Jakarta pada Minggu (14/4/2019). Kehadiran mereka disambut oleh  Kepala DSI Aceh Dr EMK Alidar, S. Ag., M. Hum yang diwakili oleh Kepala UPTD PPQ Drs Ridwan Djohan, para pelatih daerah dan beberapa staf UPTD PPQ Aceh lainnya.

Para pelatih ini diundang langsung oleh pihak DSI Aceh selama 3 hari  dari tanggal 14 s/d 16 April 2018 dan 22 s/d 24 April 2019, guna membekali dan membina peserta STQN asal Aceh. Adapun nama-nama pelatih tersebut adalah H. Syahrir Ali Basyah, S. Ag (tahfizh), Drs. H. Muhammad Ali, MA (tilawah), Dr Hj Ummi Khusnul Khatimah, MA (tahfizh), Prof. Dr. Hamdani Anwar (tafsir), Drs. H. Ahmad Muhajir, MA (tilawah) dan Hj. Mawaddah Abbas (tilawah).

Kepala UPTD PPQ, Drs H Ridwan Johan mengatakan dengan menghadirkan para pelatih nasional mudah-mudahan dapat menularkan ilmu kepada para kafilah STQ Aceh sehingga para peserta harus memanfaatkan momentum ini dengan baik.

Selain itu, tambah Ridwan untuk memaksimalkan potensi peserta, TC atau pemusatan latihan akan dilaksanakan sebanyak 3 tahapan yaitu pada bulan April selama 15 hari, Mai 10 hari dan 10 hari menjelang keberangkatan pada bulan Juni 2019, sehingga total TC selama 40 hari.

Adapun jumlah peserta STQ Aceh yang akan diboyong  ke Pontianak, Kalimantan Barat untuk mengikuti STQ Nasional sebanyak 18 orang, yang akan mewakili 4 cabang yaitu tahfizh, tafsir, hadits dan tilawah.

Lebih lanjut, Ridwan mengatakan menjelang keberangkatan nanti, pihaknya akan mendatangkan psikolog untuk memotivasi dan menyiapkan mental kafilah STQ Aceh agar tidak ada beban pikiran sehingga bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik bagi provinsi Aceh.

Ridwan Johan juga berpesan kepada para pihak yang terlibat baik peserta, pelatih/pembina maupun pendamping untuk sama – sama berjuang, dalam rangka mengasah kemampuan peserta agar hasil yang diinginkan dapat tercapai seperti yang dicita-citakan. (Lilis Suriani)

The post Pelatih Nasional Bina Kafilah STQ Aceh appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Kemenag Dorong ASN Warnai Ruang Publik dengan Konten Moderasi Beragama

Selasa, 16 April 2019
Ciputat (Kemenag) --- Kementerian Agama mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mewarnai ruang publik dengan konten moderasi beragama. Moderasi beragama merupakan wacana yang diusung oleh Kemenag dalam empat tahun terakhir ini. Oleh karena itu, ASN Kemenag diharapkan turut berperan untuk menyebarkan wacana tentang moderasi beragama tersebut.

Menag dan Kepala BPKH Rapat Bahas Tambahan Kuota Haji Indonesia

Selasa, 16 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menggelar rapat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Hadir juga, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar beserta jajarannya.

Presiden Jokowi Resmikan Halal Park: Kawasan Halal Indonesia

Selasa, 16 April 2019
“Kita memadukan sumber daya yang dimiliki pemerintah, BUMN, seluruh pelaku indsutri halal, dan UMKM kita. Seluruhnya dipadukan menjadi kekuatan untuk mengangkat industri halal Indonesia ke tingkat regional maupun dunia,” tandasnya.

Menag Terima Mantan Rektor Bicarakan Perkembangan PTKIN

Selasa, 16 April 2019
Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menerima kunjungan mantan rektor penggagas perubahan Institut menjadi Universitas. Pertemuan ini membicarakan perkembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia

Mahasiswa STAIN Bengkalis Wakili Indonesia dalam Pertukaran Pemuda Antar Negara 

Selasa, 16 April 2019
Bengkalis (Kemenag) --- Namanya Ruzaini. Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis ini lolos seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) setelah terpilih melalui program Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Programe (SIYLEP) Tahun 2019.

FKUB Sulteng Terima Kunjungan Sekjen Protestant Church in The Netherlands 

Selasa, 16 April 2019
Palu (Kemenag) --- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah Zainal Abidin menerima kunjungan Sekretaris Jendaeral Protestant Church in The Netherlands Pendeta R. de Reuver. Pertemuan yang berlangsung kantor FKUB Sulteng, Sabtu (13/04) ini dihadiri juga pengurus Majelis Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala.

Jelang Pemilihan Pengganti Umar bin Khattab

Selasa, 16 April 2019
Umar bin Khattab adalah pemimpin Islam yang mengenalkan cara pemilihan pemimpin (khalifah) melalui pengambilan suara terbanyak. Gagasan ini beliau sampaikan pada tahun terakhir kekhilafahan, guna menentukan siapa pemimpin pengganti beliau.

UIN Walisongo Juara I Olimpiade Ekonomi Islam Tingkat Nasional

Selasa, 16 April 2019
Surabaya (Kemenag) --- Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (Forshei) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berhasil meraih Juara I Lomba Olimpiade Ekonomi Islam tahun 2019. Ajang ini digelar bersamaan dengan Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) ke XVIII di Universitas Airlangga Surabaya, 12-16 April 2019. 

DSI Aceh Gelar Seminar Nasional Pencegahan Kemajuan (Negatif) Teknologi Informasi Dikalangan Remaja

Jumat, 12 April 2019

Peserta yang sedang Mengikuti Seminar Nasional “Pencegahan Kemajuan (Negatif) Teknologi Informatika Terhadap Tumbuh Kembang Anak “di Aula Hotel Grand Aceh Syariah lantai III, Banda Aceh, Minggu (07/4/2019).

Dinas Syariat Islam Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh melaksanakan seminar nasional bertajuk Pencegahan Kemajuan (Negatif) Teknologi Informatika Terhadap Tumbuh Kembang Anak di Aula Hotel Grand Aceh Syariah  lantai III, Banda Aceh, Minggu  (07/4/2019).

Acara seminar tersebut dibuka langsung oleh Kepala DSI Aceh dalam hal itu diwakili Drs. Darjalil yang merupakan Sekretaris DSI Aceh, dalam sambutannya ia menyampaikan Di era modern ini atau jaman now, dengan semakin pesatnya perkemabangan teknologi informasi, sehingga remaja mengalami masalah pokok yang sangat memperhatikan yaitu dekadensi moral sehingga menyebabkan terjadinya perubahan.

“Sebagaimana yang kita ketahui di masa ordebaru informasi yang masuk bisa bebas, semua informasi terbuka lebar melalui teknologi informasi tanpa batas usia sehingga perlu penangganan dan pencegahan terkait adanya informasi yang negative. Karena ada usia-usia yang belum bisa mengakses informasi tersebut tapi bisa diakses” ujarnya.

“Butuh peran akif  baik dari orang tua, masyarakat, pemerintah bahkan semua elemen dalam pencegahan masuknya informasi yang negative dikalangan remaja dan anak-anak. Jangan sampai perkembangan teknologi yang negative bisa merusak moral anak bangsa selaku agen of change “ lanjutnya.

Aceh yang sedang melaksanakan penegakan syariat Islam, kedepan akan mengalami banyak tantangan, apabila dilihat pada dimensi pembinaan remaja sebagai generasi penerus yang nantinya akan dititipkan kepadanya agama, bangsa dan Negara ini, sudah sepatutnya dilakukan pembinaan dan perlu perhartian serta keterlibatan semua unsur baik ulama, guru sebagai praktisi pendidikan , lembaga keagamaan bahkan peran serta tanggung jawab masyarakat untuk memperbaiki aqidah dan akhlak mereka.

Oleh sebab itu seminar hari ini kita harap bisa memberi solusi sehingga kita bisa mengoptimalkan dan mencegah perkembangan yang negatife terhadap perkembangan teknologi informasi, sehingga kita bisa meberikan arah yang baik kepada remaja, sehingga mereka tidak salah melangkah dan mempunyai pondasi yang kuat dalam pemahaman sehingga bisa meraih masa depan dan memberikan yang terbaik bagi agama, bangsa dan Negara.

Nizami Taufik, S.Sos selaku panitia dalam laporannya menyebutkan seminar nasional bertemakan “Pencegahan Kemajuan (Negatif) Teknologi Informatika Terhadap Tumbuh Kembang Anak “ dilakukan selama satu (1) hari penuh pada tangga 7 April 2019 di aula hotel Grand Aceh Syariah yang diikuti sebanyak 150 peserta dari kalangan siswa, mahasiswa, SKPA terkait dan Organisasi Masyarakat, dan dilanjutkan pada tanggal 9 April 2019 Seminar Nasional tentang Pencegahan Narkoba dikalangan Anaka-anak, Remaja dan Masyarakat.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, serta memperkuat mental dan meningkatkan pengetahuan tentang bahayanya kemajuan teknologi informasi yang berbau negative, sehingga penegakan Syariat Islam di Aceh bisa tegak secara kaffah.

Adapun narasumber yang dihadirkan pada seminar tersebut adalah sekretaris Dinas Syariat Islam Aceh Drs. Darjalil ( Pelaksanaan Syariat Islam Diera Peradaban Modern, Dr. Iskandar Mirza (Keluarga Pilar Utama Pencegahan Pengaruh Negatif Teknologi Informatika, Cut Zaida Murrina, MT (Membangun Generasi Muda Islami (Teknologi Informatika Yes, Ahlan/Aqidah Tetap Islami), Dr. Safrilsyah (Pandangan Islam Terhadap Teknologi Informatika,  Yusniar Idris, S. Psi, M. Psi, Psikologi ( PEngaruh Teknologi Informatika Terhadap Tumbuh  Kembang Kejiwaan Anak).

The post DSI Aceh Gelar Seminar Nasional Pencegahan Kemajuan (Negatif) Teknologi Informasi Dikalangan Remaja appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Revilitasi Gampong Percontohan Syariat Islam di Bireuen

Jumat, 05 April 2019

Wakil Bupati Bireuen Dr H Muzakar A Gani SH MSi Bersama Sekretaris Dinas Syariat Islam Aceh Drs H Darjalil Melakukan Lounching Perdana Revilitasi Gampong Cot Bada sebagai Gampong Percontohan Syariat Islam, Bireuen, Jumat (29/3).

Dinas Syariat Islam Aceh bersama Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen melaksanakan revitalisasi pembinaan gampong percontohan syariat islam di Gampong Cot Bada Kecamatan Jeumpa. Revitalisasi tersebut dilaksanakan di Gampong Cot Bada Mukim Bladeh Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen, sedang dijalankan pembinaanya seperti pelaksanaan pengajian untuk para ibu-ibu, orang tua dan anak-anak. Juga dilakukan pelatihan tahjiz mayit, takmir masjid, keluarga sakinah, imam rawatib, bina pageu gampong anti narkoba, pembinaan grup dalailkhairat, asmaul husna yang narasumbernya berasal dari Dinas Syariat Islam Aceh, Dinas Syariat Islam Aceh Kabupaten Bireun serta MPU Selama tahun 2019.

Sementara itu Kadis Syariat Islam Bireuen H Jufliwan SH MM kepada  media pada jumat (29/03/2019) mengatakan, sangat mengharapakan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen, khususnya masyarakat Gampong Cot Bada Kecamatan Jeumpa, dapat bekerjasama dalam penguatan syariat islam yang merupakan program perioritas bupati bireuen H Saifannur Ssos program penguatan syariat dapat berjalan dengan baik, apabila semua pihak ikut andil berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan-kegiatan keagamaan yang berlandaskan syariat islam, demikian disampaikan oleh wakil bupati bireuen Dr H Muzakar A Gani SH MSi saat dilakukan lounching perdana revilitasi Gampong Cot Bada sebagai Gampong Percontohan Syariat Islam.

Dalam kegiatan lounching tersebut Wakil Bupati Bireuen Muzakar menyampaikan, sangat mengharapkan kepada seluruh perangkat Gampong Cot Bada untuk dapat memakmurkan Masjid dan Meunasah pada lima waktu shalat berjamaah berjalan dengan semestinya, dan dibarengi berbagai kegiatan yang berlandaskan syariat islam, berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dalam Gampong Cot Bada ini harap Wakil Bupati Bireuen, Muzakar.

Revitalisasi gampong percontohan syariat islam meliputi semua aspek baik aspek agama, sosial, budaya, kesehatan, infrastruktur maupun aspek pemberdayaan pemerintahan dan masyarakat serta aspek perekonomian syariah di gampong tersebut.

Untuk itu Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen Jufliwan sangat mengharapkan semua stakeholder dapat ikut berpartisispasi dalam pembinaan gampong tersebut, harap jufliwan (MS).

Sumber : TheAtjehNet

The post Revilitasi Gampong Percontohan Syariat Islam di Bireuen appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Ribuan Jamah Hadiri Peringatan Isra Mikraj

Kamis, 04 April 2019
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (dua dari kiri). menyerahkan bonus secara simbolis kepada juara MTQN pada peringatan Isra Mikraj di halman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (2/4) malam.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (dua dari kiri). menyerahkan bonus secara simbolis kepada juara MTQN pada peringatan Isra Mikraj di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (2/4) malam.

Banda Aceh – Ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Banda Aceh dan Aceh Besar, menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (3/4) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan Pemerintah Aceh melalui Biro Keistimewaaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh bekerja sama  dengan Panitia Penyelenggara Peringatan Hari-Hari Besar Islam (P3HBI) Aceh.

Pantauan Serambi, jamaah mulai memadati halaman Masjid Raya sebeleum pelaksanaan shalat Magrib berjamaah. Jamaah lintas usia hadir dan mengikuti dengan khidmat peringatan yang diisi dengan zikir, doa bersama dan tausiah oleh Dr Amri Fatmi Lc MA, Dosen Program Studi Hukum Keluarga Sekolah Tinggi Ilmu (STI) Syariah Al-Hilal Sigli, Pidie.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sambutannya menyampaikan, peringatan Isra Mikraj merupakan ajang bagi umat Nabi Muhammad untuk memperkokoh keimanan dan keyakinan kepada Allah. “Memperingati Isra Mikraj merupakan sebuah sikap istiqamah dalam meneladani Nabi Muhammad SAW,” ujar Nova.

Isra Mikraj, lanjutnya, merupakan peristiwa luar biasa yang merupakan mukjizat kerasulan Nabi Muhammad SAW. Dilihat dari akal pikiran manusia yang terbatas, kata Plt Gubernur lagi, kejadian itu disebut sangat irasional (tidak masuk akal). Namun demikian, kejadian nyata itu merupakan sebuah mukjizat yang membuktikan dan menunjukkan logika manusia yang sangat lemah.

Perjalanan itu dimaksudkan untuk memperlihatkan kepada Nabi Muhammad sebagian tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Pengalaman itulah yang kemudian disampaikan Nabi kepada umatnya. Melalui Isra Mikraj lah yang kemudian umat Islam diwajibkan menunaikan shalat sebagai wadah berkomunikasi dengan Allah SWT,” pungkas Nova.

Sementara Dr Tgk Amri Fatmi Lc MA, yang merupakan alumnus Al-Azhar, Kairo, Mesir, dalam ceramahnya berjudul ‘Antara Mikraj Nabi dan Mikraj Kita’ menyampaikan, ada tiga hal krusial yang terjadi dalam hidup Nabi Muhammad SAW. Ketiga hal itu yang kemudian menjadi tonggak sejarah Islam adalah pengangkatan Nabi Muhammad sebagai Nabi yang dimulai dengan turunnya wahyu, Isra Mikraj, dan hijrahnya Nabi ke Madinah.

Dalam ceramahnya, Amri Fatmi juga menyampaikan keutamaan shalat. Shalat, menurutnya merupakan ibadah wajib yang harus senantiasa diajarkan kepada generasi muda. Dengan demikian, Aceh di masa depan akan menjadi daerah yang rahmatan lil ‘alamin.

Bonus Juara MTQ

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Aceh juga menyerahkan bonus senilai Rp 2,2 miliar kepada anggota kafilah Aceh yang meraih juara pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-27 di Medan, Sumatera Utara, akhir tahun lalu. Penyerahan bonus secara simbolis dilakukan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Nova menyebutkan, bonus itu diberikan kepada 25 putra-putri Aceh yang sudah mengharumkan nama daerah  dalam MTQN tahun lalu. “Selain kepada peraih juara, bonus juga kita berikan kepada para pelatih yang sudah berdedikasi mendidik anak Aceh sehingga mendapat prestasi tinggi. Kami berharap bonus ini menjadi penyemangat sehingga dapat meningkatkan prestasi di MTQN mendatang,” harap Nova Iriansyah. (dan)

Sumber : Serambi Indonesia

The post Ribuan Jamah Hadiri Peringatan Isra Mikraj appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

DSI Aceh Tingkatkan Kapasitas Imam Masjid Agung se-Aceh

Selasa, 02 April 2019
Kepala DSI Aceh Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum yang diwakili oleh Sekretaris DSI Aceh Drs. Darjalil saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas imam masjid agung se-Aceh yang berlangsung di aula hotel Oasis Atjeh, Banda Aceh (25/3/2019) pagi.

Kepala DSI Aceh Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum yang diwakili oleh Sekretaris DSI Aceh Drs. Darjalil saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas imam masjid agung se-Aceh yang berlangsung di aula hotel Oasis Atjeh, Banda Aceh (25/3/2019) pagi.

Dinas Syariat Islam Aceh – Masjid di Aceh menjadi pusat sentral bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan nilai-nilai keagamaan. Masjid dipimpin oleh seorang imam masjid yang tidak hanya sebagai imam shalat berjamaah, namun juga sebagai seorang murabbi (pengajar) bagi jamaah yang datang ke masjid. Untuk itu dalam pandangan kami bahwa imam masjid mempunyai peran dan kedudukan sangat penting dalam membimbing masyarakat, terutama membimbing shalat berjamaah, penyampaian pesan-pesan dakwah dan lebih khususnya adalah menyampaikan informasi-informasi kepada masyarakat tentang pelaksanaan syariat Islam di Aceh sehingga masyarakat dapat memahami bahwa pemerintah Aceh terus berupaya dan bekerja keras agar pelaksanaan syariat Islam di Aceh benar-benar kaffah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DSI Aceh Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum yang diwakili  oleh Sekretaris DSI Aceh Drs. Darjalil  saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas imam masjid agung se-Aceh yang berlangsung di aula hotel Oasis Atjeh, Banda Aceh (25/3/2019) pagi. Para peserta yang berjumlah 46 orang merupakan para imam masjid agung yang berasal dari seluruh kabupaten/kota. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 (tiga) hari, yaitu dari 25 hingga 27 Maret 2019.

Menurut Kadis, peningkatan kapasitas bagi imam masjid agung se-Aceh merupakan bagian dari upaya syiar Islam. “Salah satu bentuk simbolisasi syiar Islam adalah masjid. ironisnya semakin indah dan luas masjid dibangun dengan arsitektur yang megah namun masjid tampak sepi dari jamaah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, di dalam Al-Quran surah At-Taubah ayat 18 Allah Swt berfiman : “ Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya kita selalu ke masjid dalam rangka memakmurkannya. Sehingga, manakala seseorang telah memiliki ikatan hati yang kuat dengan masjid, maka ia akan menjadi salah satu kelompok orang yang kelak akan dinaungi oleh Allah pada hari kiamat.

Sementara itu kepala UPTD PPQ Drs. Ridwan Johan dalam laporan panitianya mengatakan masjid merupakan pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, sehingga masjid menjadi tempat menimba ilmu-ilmu keagamaan dengan menghidupkan pengajian-pengajian rutin serta tempat masyarakat melakukan silaturrahmi diantara sesamanya seperti yang telah dipraktekkan oleh Rasulullah Saw yang menjadikan masjid sebagai tarbiyatun Ummah (mengajarkan umat).

Ridwan Johan berharap agar acara ini dapat berjalan dengan lancar, sukses dan mendapat ridha dari Allah Swt serta ilmu yang didapatkan bisa diamalkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam hal memakmurkan masjid di daerah masing-masing.

Adapun pemateri yang hadir antara lain Ir.H. Basri A. Bakar, M. Si dengan tema “Pengembangan masjid sebagai pusat kegiatan umat”; H. Mursalin Basyah, Lc, MA tema “Fiqh ibadah : menyikapi beberapa ikhtilaf dalam ibadah”; Dr. EMK. Alidar, S. Ag, M. Hum tema “Kebijakan dan strategi peningkatan peran imam masjid dalam pelaksanaan peran imam masjid di Aceh”; Drs. H. A. Karim Syeikh, MA tema “Kriteria aliran sesat dan strategi mengatasi/menghadapi”; Tgk H. Fakhruddin Lahmuddin, M. Pd tema “Optimalisasi peran masjid pada kini; persfektif historis dan kontemporer”, dan Prof. Dr. M. Hasbi Amiruddin, MA tema “Revitalisasi manajemen masjid modern : dari struktur organisasi , fungsi manajemen dan pendanaan”. (Lilis Suriani)

The post DSI Aceh Tingkatkan Kapasitas Imam Masjid Agung se-Aceh appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

DSI Aceh Berikan Insentif Bagi Guru Pengajian

Jumat, 29 Maret 2019
Suasana pengajian di balai pengajian Tgk. Syarwani di gampong Lamsujen kec. Lhong Aceh Besar, Rabu (20/3/20190).

Suasana pengajian di balai pengajian Tgk. Syarwani di gampong Lamsujen kec. Lhong, Aceh Besar, Rabu (20/3/20190).

Dinas Syariat Islam Aceh – Sebanyak 500 guru pengajian di berbagai kampung yang tersebar di 22 kabupaten/kota se-Aceh akan menerima tunjangan insentif. Dana insentif ini akan disalurkan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh dengan total jumlah Rp 1.8 miliar, termasuk dana operasional bagi petugas koordinator di kabupaten/kota sebesar Rp 312.800.000,-

Kepala DSI Aceh Dr. EMK Alidar, S. Ag., M. Hum didampingi oleh Sekretaris DSI Aceh Drs. Darjalil serta Kepala UPTD PPQ Drs. Ridwan Johan, Selasa (12/3/2019) mengatakan guru pengajian yang menerima bantuan haruslah memenuhi kualifikasi yaitu tidak hanya sekedar mengajar mengaji A-Qur’an dengan baik dan benar namun juga menyampaikan ilmu tauhid, ibadah, dan akhlak.

Kadis menambahkan petugas yang ditunjuk untuk melakukan verifikasi harus memperoleh data yang valid agar insentif itu benar-benar diterima oleh yang berhak sedangkan mekanisme penyalurannya dengan mengirim langsung insentif tersebut ke nomor rekening masing-masing guru pengajian sebesar Rp 3.600.000,- per orang yang dijadwalkan pada bulan Desember nanti.

“Diharapkan calon penerima insentif bagi guru pengajian tidaklah berstatus ASN, dan diutamakan bagi teungku-teungku yang belum mendapat honor atau jerih payah dari dana yang bersumber dari APBA dan APBK,“ tutur Kadis.

Sementara itu kepala UPTD PPQ Drs. Ridwan Johan mengatakan pemberian insentif itu merupakan salah satu komitmen DSI Aceh untuk menghidupkan syiar Islam di kampung-kampung.  Meskipun diakui juga dana yang diberikan Pemerintah Aceh masih sangat terbatas namun ia berharap dapat sedikit meringankan beban para guru pengajian walaupun di dalam melaksanakan tugasnya mereka tidak berharap adanya imbalan.

Selain itu, pihaknya tetap berusaha memperjuangkan hak-hak guru pengajian gampong karena  para guru pengajian ini mempunyai peran dan andil yang sangat besar dalam membimbing dan membina umat di kampung masing-masing.

Ridwan Johan berharap dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat dengan selalu meramaikan lokasi pengajian gampong karena itu juga dalam rangka program penegakan syariat Islam. (Lilis Suriani)

The post DSI Aceh Berikan Insentif Bagi Guru Pengajian appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

DSI Aceh Siap Netral

Selasa, 26 Maret 2019

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh DR EMK ALIDAR SAg MHum Menandatangani Komitmen bersama untuk menjalankan IKRAR Aparatur Sipil Negara (ASN) “Aku Siap Netral” pada Pemilihan umum Legislatif dan Pemilihan Presiden dan wakil presiden yang akan berlangsung 17 April 2019, di Basement DSI Aceh, Senin (25/3).

Dinas Syariat Islam Aceh – Aparatur Sipil Negara di lingkungan Dinas Syariat Islam Aceh mengikrarkan diri Aku Siap Netral pada Pemilihan umum Legislatif dan Pemilihan Presiden dan wakil presiden yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang.  Ikrar ASN di lingkungan Dinas Syariat Islam Aceh dipimpin langsung oleh Kadis Syariat Islam Aceh DR. EMK Alidar, S.Ag., M.Hum di Basement Kantor DSI Aceh, Banda Aceh, Senin (25/3).

IKRAR Aparatur Sipil Negara

( Aku Siap Netral )

Dilingkungan Dinas Syariat Islam Aceh

Demi menjamin martabat penyelenggaraan Pemilu 2019 dan tahun – tahun mendatang, kami Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Dinas Syariat Islam  Aceh Menyatakan Ikrar ” Aku Siap Netral ” Sebagai Berikut :

  1. Tetap konsisten menjaga netralitas dengan tidak membuat keputusan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan peseta pemilu tertentu.
  2. Tidak mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap peserta pemilu sebelum selama dan sesudah masa kampanye.
  3. Tidak menggunakan fasilitas maupun anggaran Pemerintah dan Pemerintah Daerah bagi kepentingan kampanye peserta pemilu tertentu.
  4. Ikut bersinergi dengan PANWASLIH Aceh dalam mendorong penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil dan bermartabat di Lingkungan Dinas Syariat Islam Aceh.
  5. Tidak menyebarkan ujaran kebencian, berita yang tidak jelas (fitnah dan hoax) yang dapat menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

 

The post DSI Aceh Siap Netral appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

DSI Aceh Gelar Takmir Mesjid

Selasa, 26 Maret 2019

Sambutan Kepala DSI Aceh Dr. EMK Alidar S. Ag, M. Hum Pada Kegiatan Pelatihan Takmir Mesjid Se- Aceh.

Banda Aceh- Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh menggelar PElatihan bagi takmir (pengurus) masjid se-Aceh, kegiatan itu digelar di daerah masing-masing, mulai 13-14 Februari 2019di pidie hingga 13-14 September 2019 di Langsa.

Sedangkan dua hai sebelumnya dan  berakhir kemarin, kegiatan serupa diadakan di Mesjid Keuchik Leumiek, Lamsepeng Banda Aceh, Serta hari ini dan besok untuk tingkat Aceh BEsar digelar di sebuah masjid Kecamatan Ingin Jaya.

Kepala DSI Aceh, Dr EMK Alidar melalui Kabid Peribadatan, Syiar Islam dan Pengembangan Sarana Keagamaan, Muhibuthibri S.Ag, menyampaikan hal ini lewat siaran pers yang diterima Serambi, kemarin. Menurutnya, setiap kabupaten/kota, kegiatan ini diikuti 30 peserta yang terdiri atas imam masjid , Khadam, Bilal, dan pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) setempat. “Tema acara ini, jadikan masjid sebagai pusat kegiatan dakwah dan pembinaan umat.” Katanya.

Adapun hasil ingin dicapai dari pelatihan itu, kata Muhibuthibri, untuk menambah wawasan dan  pemahaman takmir dalam mengelola masjid secara modern dan professional, mampu mengelola serta memajukan masjid sebagai tempat beribadah, pendidikan umat, pemberdayaan ekonomi, dan berbagai kegiatan ekonomi, dan berbagai kegiatan social lainnya. “selain itu, juga terciptanya kepedulian takmir untuk merangkul semua elemen masyarakat dalam memakmurkan masjid”, sebutnya, didampingi Kasi Syiar, RA Uswatun Husna.

Selanjutnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Muslim MDA Sag, menyebutkan para pemateri pelahan ini adalah Kabid Peribadatan Syiar Islam dan Pengembangan Sarana Keagamaan (Revitalisasi Peran dan Fungsi Masjid Sebagai Pusat Kegiatan Dakwah dan Pembinaan Umat) dan Kepala DSI kabupaten/kota (Manajemen Pengelolaan Mesjid).

Tiga pemateri lainnya adalah perwakilan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) kabupaten/kota (Peningkatan Kapasitas dan Pengurus Mesjid Terhadap Bacaan dan Pemahaman Alquran. Kemudian dari unsur MPU kabupaten/kota (Fiqih Mazhab dan Toleransi dalam persoalan Ibadah). Terakhir oleh Pewakilan Kemenag kabupaten/kota (Partisipasi Masyarakat Dalam Memakmurkan Masjid, Peluang, tantangan dan strategi). (sal)

Sumber :SERAMBINEWS

The post DSI Aceh Gelar Takmir Mesjid appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Kalender Agenda

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32